Rabu, 11 Februari 2015

Manfaat Jambu Biji Untuk Atasi Demam Berdarah

Demam berdarah disebabkan virus dengue yang menyerang sel tubuh kita, dan kerusakan yang terberat dalam peristiwa ini adalah sel trombosit, karena dinding sel ini paling sensitif dan tipis dibanding dinding sel darah yang lain. Virus secara umum merupakan rumpun radikal bebas yang ada di sekitar kita, selain polusi yang bekerjanya lambat dalam proses kerusakan dinding sel kita. Maka peran antioksidan dalam mengatasi demam berdarah sangat besar, suplai ion H untuk sel yang telah kehilangan ion H yang tidak berpasangan,mengakibatkan atom yang semula reaktif merusak sel yang lain menjadi tidak reaktif, berikutnya mengembalikan fungsi trombosit ke tempat semula.
Untuk mengatasi Demam Berdarah, Jambu Biji memiliki banayak khasiat Rasa buah asal Amerika Selatan ini memang sangat menggoda. Sayang , bijinya seringkali mengganggu. Meski demikian, jambu biji mengandung banyak zat bermanfaat.

Secara klinis, sudah terbukti bahwa buah bernama latin psidium guajava ini banyak mengandung vitamin A, C, Mineral dan zat-zat lain yang diperlukan tubuh. Secara kimia terbukti bahwa buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tannin. Daun jambu biji juga mengandung berbagai asam, seperti asam ursolat, psidiolat,kratogolat, oleonolat, guajaverin. Jambu biji juga kaya akan fiber yang diketahui membantu mencegah kanker saluran cerna dan menurunkan kolesterol. Kandungan vitamin C dalam buah ini lima kali lebih banyak disbanding jeruk. Vitamin ini terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luar yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C dalam jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia 13 – 20 tahun yang mencapai 80 – 100 mg per hari serta orang dewasa yang mencapai 70 – 75 mg per hari.

Jambu Merah dan Demam Berdarah

Tak hanya buah, daun jambu biji juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman obat . Kini, tengah dikembangkan jus daun jambu sebagai pencegah demam berdarah. Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan FK-UI, Fakultas Farmasi UNAIR Surabaya, dan BPOM, dilaporkan bahwa ekstrak daun jambu biji bisa menghambat virus Dengue, penyebab DBD.

Meski baru bersifat pengujian pre-klinik, bahan itu juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu millimeter per kubik tanpa efek samping. Hal ini tentu kabar baik bagi pengobatan DBD, mengingat sampai saat ini memang belum ditemukan obat spesifik demam berdarah (DBD). Selama ini pola pengobatan terhadap penyakit ini hanya bersifat pendukung. Oleh sebab itu diharapkan ekstrak daun jambu biji ini dapat dijadikan obat antivirus Dengue. Hasil pengujian ini akan dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk uji klinik lebih lanjut. Bila hasilnya positif, ada kemungkinan ekstrak daun jambu ini akan menjadi suplemen dalam mengobati DBD.

Jambu Biji Untuk DBD

Ramuan-1

Cuci bersih 3 jambu biji matang dan mengkal. Kemudian, jambu yang sudah matang di blender sampai halus, lalu disaring sehingga diperoleh jus jambu biji. Jus jambu ini diminum 3 x sehari sampai DBD sembuh. Untuk buah yang mengkal, dapat langsung dimakan bersama kulitnya. Biji buah jangan ikut dimakan (dapat menyebabkan usu buntu)

Ramuan-2

Cuci dan bersihkan 1 kg daun jambu biji segar, kemudian potong kecil-kecil (dirajang). Blender potongan daun tersebut dengan air secukupnya hingga halus, sarin dan endapkan sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven ekstrak daun tersebut agar tahan lama.
Cara pemakaian :
  1. Masukkan ekstrak kedalam kapsul, lalu minum 2x sehari, setiap pagi dan sore.
  2. Minum ekstrak daun bersama sirup jambu biji dengan takaran 1 sendok teh untuk ½ liter sirup yang diencerkan. Minum secara teratur sampai sembuh.

Senin, 09 Februari 2015

Tips Cara Mengatasi Keputihan Dengan Ramuan Herbal Alami

Keputihan adalah cairan yang keluar dari organ kewanitaan dengan warna putih agak kental dan biasanya menimbulkan rasa gatal dan bau yang tidak sedap. Keputihan ada dua jenis yaitu keputihan patologis dan keputihan fisiologis.

Keputihan fisiologis adalah keputihan yang terjadi pada saat masa subur dan menstruasi. Ciri-cirinya, berwarna krem atau bening, cairan yang keluar encer, jumlahnya sedikit dan tidak menimbulkan bau. Keputihan jenis ini adalah keputihan yang normal bagi setiap wanita.

Sedangkan keputihan patologis merupakan keputihan yang tidak normal. Dimana cairannya bersifat kental, bewarna putih seperti susu, bahkan bewarna hijau, menimbulkan bau tidak sedap, menimbulkan rasa gatal, jumlahnya banyak dan menyisakan bercak-bercak pada celana dalam.

Tips Mengatasi Keputihan

Untuk mengatasi keputihan secara alami berikut ini adalah tips mengatasi keputihan dengan ramuan tradisional yang tidak menimbulkan efek samping berbahaya.

1. Daun Kemangi

Daun kemangi adalah tanaman yang daunnya sering digunakan sebagai lalapan segar. Namun, tahukah Anda jika daun kemangu dapat bermanfaat sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi keputihan? Daun kemangi mengandung senyawa anetol dan boron yang berfungsi untuk merangsang hormone estrogen dan senyawa eugenol pada daun kemangi bermanfaat untuk membunuh jamur yang dapat menyebabkan keputihan.

Caranya : Konsumsi daun kemangi sebagai lalapan segar pada saat makan nasi untuk mencegah munculnya keputihan.

2. Akar Mawar

Tanaman mawar memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari bunganya yang dapat digunakan sebagai masker wajah hingga akarnya yang dapat bermanfaat untuk mengatasi keputihan.

Caranya : Siapkan akar tanaman mawar yang masih segar lalu cuci hingga bersih. Rebus hingga mendidih kemudian minum air rebusannya sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi keputihan.

3. Akar Rimpang

Akar rimpang yang berasal dari tanaman bunga kana atau bunga tasbih dapat dijadikan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi keputihan.

Caranya : Siapkan akar rimpang dari bunga kana yang telah dikeringkan. Kemudian buat tim bersama dengan beras ketan dan minum airnya secara teratur.

4. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman obat yang mengandung antiseptik dan antibakteri alami yang bermanfaat untuk mengatasi keputihan secara alami.

Caranya : Siapkan 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, gula aren secukupnya dan 1 gagang buah asam. Rebus semua bahan yang telah disiapkan dengan 1 liter air hingga mendidih kemudian saring dan minum airnya secara teratur sehari 1 gelas.

5. Daun Sirih

Daun sirih sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan tubuh maupun untuk kecantikan. Salah satu manfaatnya adalah sebagai penghilang bau badan secara alami. Selain itu kandungan zat eugenol, zat antibakteri dan zat antiseptik juga dapat menjaga organ kewanitaan serta mengatasi keputihan.

Caranya : Rebus 10 lembar daun sirih yang telah dicuci bersih lalu rebus, gunakan air rebusan daun sirih untuk mencuci organ kewanitaan anda. Lakukan secara teratur untuk mengatasi keputihan dan menghilangkan bau tidak sedap.

Itulah beberapa ramuan tradisional yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, dan salah satunya adalah untuk mengatasi keputihan. Semoga dapat bermanfaat dan selamat mencoba.

Sabtu, 07 Februari 2015

Tips Sehat Atasi TBC (Tuberculosisi)

Agar terhindar dari penyakit TBC, setiap hari anda harus bisa menjaga pola hidup sehat secara alami, berikut ini ada tips sehat atasi TBC :
  • Berpikir Positif

Berpola pikir positif sehingga terhindar dari setres yang dapat dengan mudah menurunkan daya tahan tubuh.
  • Makanan Yang Baik dan Benar

Makanan hendaknya menjadi obat bagi tubuh sehingga kemungkinan terjadi malnutrisi dapat dihindari
  • Olahraga Secara Rutin dan Teratur

Aktivitas ini akan memperlancar aliran darah didalam tubuh sehingga seluruh jaringan tubuh mendapatkan cukup makanan. Hal ini juga akan menjadikan kita sehat dan terhindar dari mal nutrisi.
  • Mendapat Sinar Matahari

Cukup mendapatkan sinar matahari dan udara segar. Perlu diketahui, penderita TBC sangat memerlukan oksigen akibat rusaknya jaringan paru-paru.
  • Menjaga Fungsi Organ Pembuangan

Menjaga lancarnya fungsi organ pembuangan, yakni usus besar, ginjal, paru-paru, kulit dan saluran getah bening, agar proses pembuangan racun bisa berjalan dengan baik, makan makanan yang benar, yakni makanan yang bersifat tidak meracuni sel-sel hati, serta tidak minum-minum beralkohol.

Senin, 02 Februari 2015

5 Jenis Tanaman Untuk Mengatasi Asam Urat Paling Aman

Obat untuk menyembuhkan asam urat dipasaran sangatlah banyak, namun setiap obat yang anda minum pasti ada efek sampingnya. Tidak ada salahnya apabila mulai saat ini anda beralih pada obat tradisional, obat tradisional ini juga dapat anda buat sendiri. Pada kesempatan kali ini saya akan memperkenalkan tanaman obat asam urat.

Tanaman Obat Asam Urat dan Khasiatnya

Ada 5 jenis tanaman yang dapat mengatasi asam urat antara lain:

1. Kumis Kucing (orthosiphon aristatus)

Tanaman ini memang sangat dikenal sebagai tanaman obat yang mujarab, salah satunya kandungan yang ada pada tanaman ini seperti garam kalium dapat dimanfaatkan sebagai menghancurkan batu saluran kencing. Namun sifat diuretik yang ada pada tanaman ini juga sangat mujarab untuk membuang kelebihan asam urat yang dibuangnya melalui urine

2. Daun Salam

Walaupun daun salam sering dikenal masyarakat sebagai bumbu dapur, namun taukah anda, bahwa pada daun salam menyimpan senyawa minyak atsiri, flavonoid dan tannin yang dapat bermanfaat sebagai tanaman obat asam urat dan kolesterol.

3. Sambiloto

Tanaman yang berasal dari India, yang lebih dikenal dengan sebutan kayu mas, lang, papaitan, bidara, ki peurat dan lain sebagainya. Tanaman ini juga mengandung senyawa seperti alkane, flavanoid, aldehid, keton dan juga mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium ini dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat asam urat.

4. Meniran

Pada tanaman ini dipercaya sebagai obat penambah daya tahan tubuh. Dan karakter deureti yang ada pada tanaman ini yang mampu mengobati asam urat.

5. Tanaman Anting-Anting

Ataupun tanaman yang lebih dikenal dengan nama Akar Kucingan/Rumput Kokosan. Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai anti radang, pembersih hati, penambah nafsu makan, dan lain-lain. Pada tanaman ini juga memiliki karakter deuretik, sehingga mampu membantu dalam penyembuhan asam urat.

Demikianlah beberapa tanaman obat asam urat, yang dapat anda pilih sebagai alternatif pengganti obat. Selain anda tidak perlu mengeluarkan biaya, dengan memilih alternatif ini maka anda juga akan terhindar dari segala efeksamping yang terjadi apabila anda menggunakan obat. Jadi tidak ada salahnya anda lebih memilih menggunakan pengobatan tradisional.

Selasa, 27 Januari 2015

Khasiat Buah Naga Dalam Mengatasi Berbagai Jenis Penyakit

Buah naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Manfaat buah naga diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.
Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar air tinggi sekitar 90% dari berat buah. Rasanya cukup manis karena mengandung kadar gula mencapai 13-18 briks. Buah naga juga dapat disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan maupu selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera anda. Secara umum,pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimport. Menurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.

Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah. Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandungi protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet); karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit), kalsium (menguatkan tulang). Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mencegah demam badan); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

Minggu, 25 Januari 2015

Perawatan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Amandel

Kenal dengan amandel bukan? Amandel mungkin dikenal banyak orang sebagai salah satu penyakit. Padahal amandel sebenarnya merupakan salah satu organ tubuh yang terletak di bagian belakang dalam mulut anda. Setiap orang sebenarnya memiliki amandel, namun dengan besar dan kondisi yang berbeda-beda. Bagi beberapa orang yang memiliki kondisi amandel yang sering meradang, sering rentan beberapa penyakit seperti radang dan infeksi tenggorokan, demam, batuk dan lain sebagainya.

Sebenarnya amandel berfungsi alami untuk mengatasi infeksi dalam tubuh anda lewat sel-sel yang ada pada amandel. Akan tetapi ada kalanya amandel itu sendiri terinfeksi dan membengkak hingga menyebabkan radang yang berwarna kemerahan dan lapisan putih yang muncul di sepanjang permukaan amandel.

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi pada amandel tentu sangat tidak mengenakkan karena kita akan merasa demam, susah dan sakit saat menelan hingga tidak bisa bicara karena tenggorokan terasa amat sakit. Berbagai cara biasa dilakukan penderita radang amandel terutama mengonsumsi antibiotik untuk meredakan infeksi. Akan tetapi, jika anda menginginkan cara yang lebih alami, berikut adalah tips meredakan radang amandel dengan perawatan alami.

1. Air Jeruk Nipis

Radang amandel biasanya menyebabkan rasa sakit pada tenggorokan terutama saat anda menelan dan berbicara. Rasa sakit ini dapat diredakan dengan air jeruk nipis. Caranya sangat mudah yaitu dengan memeras jeruk nipis dalam air hangat dan anda hanya tinggal meminumnya. Untuk cara yang lebih efektif anda dapat mencampurnya dengan garam dan madu. Minumlah dengan rutin beberapa kali sehari untuk meredakan rasa sakit oleh radang amandel.

2. Kunyit Asam

Cara lain untuk meredakan rasa sakit pada tenggorokan yang timbul karena radang amandel, anda dapat mengonsumsi air kunyit asam. Mengapa air kunyit asam? Hal ini karena bahan alami dari kunyit memiliki anti bakteri alami yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab infeksi pada amandel. Anda dapat merebus kunyit dan asam dan minumlah hangat-hangat. Minuman ini idealnya anda minum minimal 3 hari secara rutin.

3. Jus Sayur

Jika anda sudah terbiasa mengonsumsi jus dari sayur sayuran, anda dapat mencoba jus sayur ini untuk membantu menyembuhkan radang amandel. Caranya cukup mudah, yaitu dengan membuat jus dari sayur-sayuran seperti wortel, bit dan mentimun. Ketiga bahan alami tersebut bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imun yang dapat secara otomatis melawan infeksi dalam tubuh. Konsumsi secara rutin beberapa hari dan anda juga dapat terus mengonsumsinya walaupun radang amandel telah sembuh untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh.

4. Teh Chamomile

Teh jenis ini merupakan teh yang banyak dikonsumsi terutama untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Ya, teh chamomile juga dapat membantu menyembuhkan sakit tenggorokan, dan pada beberapa negara teh chamomile juga dipercaya sebagai obat alami yang ampuh menyembuhkan batuk. Anda dapat menyeduh teh chamomile dalam air hangat yang dicampur dengan lemon dan madu. Komposisi ini tidak hanya dapat membantu menyembuhkan radang amandel, namun juga dapat mengurasi rasa sakit dan nyeri pada tenggorokan anda.

Itulah 4 cara alami menyembuhkan radang amandel yang dapat anda lakukan dengan mudah. Konsumsi dengan rutin untuk penyembuhan yang maksimal. Semoga bermanfaat.

Ramuan Herbal Tradisional Diare

Diare (bahasa kasar) atau diarrhea (bahasa Inggris) merupakan sebuah penyakit yang berpusat pada sistem saluran cerna, dapat menyebabkan kematian apabila tidak diberi perawatan sedini mungkin. Seseorang dikatakan diare bila dalam 24 jam (sehari) frekuensi BAB melebihi tiga kali dengan bentuk feses atau tinja yang cair. Balita harus mendapat penanganan medis bila terkena diare, karena pada tahun 2004 lebih dari 1,5 juta orang yang menderita diare mengalami kematian, kebanyakan adalah balita. 

Penyebab diare cukup banyak. Konsumsi makanan pedas, asam, dan bercampur santan sekaligus secara bersamaan tidak jarang mengakibatkan diare karena usus kaget dan tidak siap menyerap semuanya, otomatis terjadi ketidak optimalan proses penyerapan cairan yang seharusnya menjadi feses normal berbentuk padat, alhasil terjadilah diare. Alkohol juga menjadi penyebab diare paling banyak, terutama di negara asing. 

Gejala diare yang biasanya ditemukan adalah terus menerus melakukan buang air besar yang mana sebelumnya ataupun ketika diare selalui disertai rasa mulas berkepanjangan. Dehidrasi, mual, dan muntah juga sering terjadi. Gejala lain yang dirasakan pasien (meskipun jarang) adalah pegal di bagian punggung, dan perut mengeluarkan suara-suara.

Apabila diare masih tergolong ringan atau biasa, bukan kronis, langkah penanggulangan bisa dengan perbanyak minum untuk mengganti cairan yang hilang, karena biasanya diare menyebabkan pasien dehidrasi. Ada baiknya bila dicampur dengan elektrolit untuk menyumbangkan garam dan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Pemberian oralit dan tablet zinc sudah menyelamatkan lebih dari 50 juta jiwa anak dalam 25 tahun terakhir. Jika di daerah Anda cukup sulit untuk mendapatkan oralit bubuk, buatlah oralit dari bahan-bahan alami berikut.
Bahan pembuatan oralit :
  • Segelas (200 ml) seukuran belimbing air matang
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sedok teh garam dapur
Ketiga bahan dicampur menjadi satu dan aduk untuk melarutkan garam dan gula, kemudian berikan pada pasien diare, jika Anda yang menderita silahkan diminum langsung. Ketentuan atau aturan atau dosis dalam meminum obat adalah sebagai berikut :
  1. Usia kurang dari 1 tahun diberikan obat setelah 3 jam diketahui mengalami diare sebanyak 1 1/2 gelas, dilanjutkan pemberian setelah BAB sebanyak 1/2 gelas.
  2. Usia antara 1 - 4 tahun diberikan obat setelah 3 jam diketahui diare sebanyak 3 gelas, diberikan kembali setelah BAB dengan takaran 1 gelas.
  3. Usia antara 5 - 12 tahun diberikan 6 gelas obat setelah 3 jam diketahui diare, kemudian 1 1/2 gelas setelah BAB.
  4. Pada orang dewasa, butuh 12 gelas obat diare setelah 3 jam diketahui, dan 5 gelas pemberian obat sehabis BAB.

Adapun obat diare tradisional yang sudah banyak membantu pasien terbebas dari masalah BAB berlebih. Sebelum minum obat tradisional, alangkah baiknya Anda mengetahui jenis diare apa yang Anda alami, apakah itu akut atau kronis. Jika diare akut, mengonsumsi obat-obatan diare herbal tidak terlalu masalah.

Berikut ini terdapat banyak obat diare tradisional yang harus Anda pilih salah satu, jangan berganti-ganti sebelum ada reaksi dari dalam.

1. Daun Kayu Putih

Bahan : 
  • 6 - 10 gram daun kayu putih kering
  • 2 gelas air tawar
Pengolahan :
  1. Didihkan 2 gelas air, kemudian masukkan daun kayu putih kering.
  2. Tunggu hingga air tersisa 1 gelas, minum 1 hari 1 gelas rutin sampai diare sembuh.

2. Daun Sendok

Bahan : 
  • 30 gram daun sendok segar
  • 3 gelas air
Pengolahan :
  1. Rebus daun sendok segar bersama 3 gelas air.
  2. Tunggu air rebusan mendidih dan tersisa 1 gelas.
  3. Minum sehari 2 kali masing-masing 1/2 gelas.

3. Daun Prasman

Bahan :
  • Daun prasman secukupnya
  • 1 gelas air panas
Pengolahan :
  1. Seduh daun prasman dalam segelas air panas, tunggu beberapa saat sembari diaduk.
  2. Saring airnya, minum air sehari sekali.

4. Daun Kesumba Keling

Bahan:
  • 1/2 genggam daun kesumba keling
  • 2 gelas air
Pemakaian :
  1. Bersihkan kotoran pada kesumba keling (proses pencucian).
  2. Rebus daun kesumba keling bersama 2 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas.
  3. Air rebusan untuk diminum sehari 2 kali dengan pembagian rata.
  4. Ketika ingin diminum, tambahkan madu seperlunya hingga terasa sedikit manis

5. Daun Komfrey

Bahan:
  • 4 lembar daun komfrey segar
  • 4 gelas air
  • Garam halus
Pemakaian 1:
  1. Lusuhkan atau lemaskan daun komfrey dengan garam, setelah itu dicuci.
  2. Makan sehari 2 kali sebagai lalap sayur, bisa juga dikunyah tanpa nasi.
Pemakaian 2:
  1. Tuangkan 1 1/2 gelas air dalam blender.
  2. Masukkan daun komfrey yang sudah bersih ke dalamnya, blender hingga halus.
  3. Saring air dan minum sari daun komfrey sebagai obat sehari 2 kali.
Pemakaian 3:
  1. Daun komfrey segar direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih.
  2. Angkat ketika air tersisa 3 gelas.
  3. Saring air dan minum sebanyak 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

6. Bubuk Kulit Kayu Manis

Bahan :
  • 1 1/2 gram bubuk kulit kayu manis
  • Air panas secukupnya
Pembuatan :
  1. Seduh bubuk kulit kayu manis di dalam air panas, kemudian saring airnya.
  2. Tunggu dingin, minum sehari 2 kali masing-masing 1 gelas.

7. Tanaman Anting-Anting 

Bahan :
  • 40 gram tanaman anting-anting kering
  • 2 gelas air matang
Pembuatan :
  1. Cuci bersih tanaman anting-anting, rebus bersama 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
  2. Seusai mendidih, minum obat diare tradisional ini 2 kali sehari masing0masing 1/2 gelas.

8. Rimpang Empu Kunyit

Bahan :
  • 1/2 jari tangan rimpang empu kunyit segar
  • 1 sendok teh kapur sirih
  • 1 gelas air
Penggunaan :
  1. Potong-potong tipis rimpang empu kunyit, sehabis itu rebus bersama 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas.
  2. Tuangkan 1 sendok teh air kapur sirih ke dalam rebusan tadi, aduk hingga tercampur.
  3. Ketika dingin, saring airnya dan minum sehari 3 kali masing-masing 1/2 gelas.

9. Akar Jeruk Nipis

Bahan :
  • 2 - 4 potong akar jeruk nipis
  • 6 gelas air
Penggunaan :
  1. Cuci akar jeruk nipis bila ada kotoran yang menempel.
  2. Rebus bahan dalam 6 gelas air sampai menyisakan 4 gelas.
  3. Tunggu dingin, minum airnya tiap sore hari.

9 obat diare tradisional di atas disebabkan oleh faktor selain masuk angin dan udara dingin. Bila Anda mengalami diare karena kedua faktor tersebut, gunakan obat tersebut untuk mengatasi diare akibat masuk angin, udara dingin, dll.

10. Akar Bayam Duri

Bahan:
  • 30 gram akar bayam duri segar
  • 15 gram gula enau
  • 1 gelas air
Pembikinan:
  1. Cuci akar bayam duri hingga bersih, lanjutkan dengan proses perebusan dengan1 gelas air bersama gula enau.
  2. Angkat ketika air di dalam panci tersisa 1/2 gelas.
  3. Biarkan dingin, barulah minum airnya sebelum makan rutin selama 3 hari masing-masng 1/2 gelas per hari.

11. Biji Buah Makasar

Bahan :
  • 25 - 50 butir biji buah makasar
  • 1/2 gelas air larutan gula pasir
Pembikinan :
  1. Giling atau tumbuk buji buah makasar sampai halus, kemudian masukkan ke dalam kapsul (beli di apotek).
  2. Minum kapsul obat diare ini dengan 1/2 gelas air larutan gula pasir sebanyak 1 kali sehari per 1 kapsul.

12. Tanaman Jengger Ayam

Bahan :
  • 10 - 15 gram tanaman jengger ayam
  • 4 gelas air
Pengerjaan :
  1. Cuci tanaman jengger ayam, kemudian rebus dalam 4 gelas air.
  2. Ketika mendidih, angkat saat air sudah tersisa 2 gelas.
  3. Saring airnya, minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas hingga diare sembuh ketika ramuan sudah dingin.

13. Daun Ki Tajam (Dilarang bagi ibu hamil)

Bahan :
  • 1 genggam daun ki tajam segar
  • 5 gelas air
Pengerjaan:
  1. Rebus bahan dalam 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas.
  2. Tunggu dingin, saring airnya dan minum3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

15. Tanaman Baru Cina

Bahan:
  • 10 - 30 gram tanaman baru cina
  • 1 jari jahe
  • 6 gelas air
Cara mengatasi diare:
  1. Rebus semua bahan ke dalam air sampai tersisa 3 gelas.
  2. Tunggu dingin, saring airnya dan minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

16. Rimpang Kunci Pepet

Bahan:
  • 10 gram rimpang kunci pepet segar
  • 1 gelas air
Cara mengatasi mencret:
  1. Potong-potong rimpang kunci pepet, kemudian rebus bersama 1 gelas air selama 15 menit.
  2. Ketika sudah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.

17. Tanaman Kasingsat

Bahan:
  • 10 - 20 gram tanaman kasingsat kering
  • 4 gelas air
Cara mengobati diare:
  1. Rebus bahan tersebut bersama 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas air.
  2. Setelah dingin, saring air dan minum ramuan obat diare herbal ini 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

18. Bunga Knop

Bahan:
  • 10 kuntum bunga knop segar
  • 1 sloki arak kuning
Cara menyembuhkan diare:
  1. Rebus kuntum bunga knop dalam 1 sloki arak kuning, kemudian minum airnya.
  2. Lakukan rutin hingga diare sembuh.

Itulah daftar obat diare tradisional yang bisa Anda berikan pada penderita diare, atau mungkin Anda sendiri penderitanya. Dosis tidak boleh berlebihan, haruslah mengikuti resep yang sudah ada. Resep tersebut didapat langsung dari orang yang sudah ahli dan telah lama melakukan pengobatan secara tradisional.